Langkah Allegri Menjawab Kritik

Langkah Allegri Menjawab Kritik

 Langkah Allegri Menjawab Kritik

Turin – Massimiliano Allegri tahu dianya tengah disorot pasca-hasil jelek yang didapat Juventus dimuka musim ini. Oleh karena itu kemenangan atas Sevilla jadi langkah paling baik Allegri menjawab kritikan yang ada.

Berstatus juga sebagai juara bertahan Serie A dalam empat musim paling akhir, performa Juve di pertandingan lokal demikian mengecewakan. Kekalahan 1-2 dari Napoli jadi kekalahan ketiga yang terkena Juve di enam minggu yang telah berlalu.

Hasil itu bikin Juve saat ini terpuruk di posisi ke-15 dengan lima poin, hasil satu kemenangan serta dua seri. Bukanlah hasil yang di idamkan oleh Allegri tentu mengingat mereka jadi kandidat kuat peraih Scudetto musim ini.

Jadi itu mulai nampak suara-suara sumbang berkenaan kemampuan Allegri. Terlebih di klub-klub pada awal mulanya, Allegri mempunyai kecenderungan alami penurunan di musim keduanya. Lumrah ada bila kecemasan hal semacam itu akan berlangsung lagi nampak terlebih dari fans setia Bianconeri.

Namun, Allegri tidak ingin memusingkannya serta pilih terus konsentrasi bekerja membawa timnya ke arah yang tambah baik. Sekurang-kurangnya di Liga Champions, Juve masih tetap dapat memberi kebahagiaan untuk suporternya.

Sesudah menang 2-1 di kandang Manchester City pada matchday 1, Juve meneruskan dengan kemenangan atas Sevilla melalui suatu dominasi selama pertandingan. ‘Si Nyonya Besar’ pada akhirnya menang dengan score 2-0.

” Saya tak terasa ada desakan. Saya meyakini dengan apa yang saya kerjakan. Lantas, mengapa saya mesti cemas?, ” tutur Allegri seperti diambil Soccerway.

” Malam ini yaitu langkah pertama tim untuk dapat bermain di level paling tinggi. Saya sangatlah suka dengan performa anak-anak, yang mau tampak tambah baik serta kuasai kompetisi. Anda mesti mempunyai kemampuan untuk dapat bertahan di pertandingan seperti ini, bila tak jadi Anda bakal kalah, ” sambungnya.

” Beberapa pemain tampak bagus dengan cara taktik, tehnis, serta bertahan. Kami yaitu tim menyerang yang di isi beberapa pemain muda yang minim pengalaman internasional. “