Kovacic Mengaku Senang Tinggalkan Inter

Kovacic Mengaku Senang Tinggalkan Inter

Kovacic Mengaku Senang Tinggalkan Inter

Zagreb – Matteo Kovacic mengaku bahwa dirinya lega akhirnya meninggalkan Inter Milan untuk bergabung Real Madrid. Kovacic turut mengkritisi hubungannya dengan eks pelatihnya di Inter, Roberto Mancini.

Gelandang Kroasia itu mengakhiri dua setengah tahun kariernya bersama Nerazzurri setelah ditebus Madrid seharga 32 juta euro pada bursa musim panas lalu. Selama berseragam ‘biru-hitam’, Kovacic mencetak delapan gol (dibuat hanya pada musim 2014-15) selama nyaris 100 penampilan.

Sampai pada musim panas lalu, Kovacic dilego ke El Real dengan tebusan yang kabarnya mencapai 32 juta euro. Penjualan Kovacic terpaksa dilakukan terkait aturan Financial Fair Play.

Di Madrid, pesepakbola berusia 21 tahun itu sudah membuat sembilan penampilan di semua kompetisi, yang sebagian besar dimulai dari bangkucadangan. Namun demikian, Kovacic lebih bahagia di klubnya sekarang.

“Aku merasa terhormat bermain untuk Inter, tapi tidak diragukan bahwa Real Madrid adalah level yang lebih tinggi,” kata Kovacic kepada Sportske Novosti sebagaimana dikutip Football Italia. “Di Italia, banyak latihannya terasa sangat membosankan dan terkadang Anda sama sekali tidak menggunakan bola.”

“Aku tidak punya penilaian dengan Mancini, baik positif maupun negatif. Aku tidak yakin dia menginginkanku di skuatnya. Aku tidak tahu apa yang dia pikirkan saat aku pergi. Ketika aku hengkang, Mancini bilang dia kecewa tapi terus terang kapanpun aku berada di skuat aku tidak pernah mendapatkan sensasi itu.”

“Bagaimanapun, aku senang meninggalkan Inter karena aku tidak tahu bagaimana akhirnya kalau aku tetap di sana,” lanjut Kovacic.

“Aku bergabung Real Madrid dari Inter, di mana kami tidak bermain untuk memperebutkan trofi apapun dan bergabung dengan sebuah klub yang bertarung guna memenangi segalanya dengan mentalitas super. Mereka menargetkan setiap trofi yang mungkin diraih dan tidak pernah lelah.”

Kovacic masuk dalam tim nasional Kroasia untuk mempersiapkan pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 melawan Bulgaria (10/10/2015) dan Malta (13/10).