FA Ingin Wenger Jelaskan Lebih Lanjut soal Komentarnya Terkait Doping

FA Ingin Wenger Jelaskan Lebih Lanjut soal Komentarnya Terkait Doping

FA Ingin Wenger Jelaskan Lebih Lanjut soal Komentarnya Terkait Doping

London – Manajer Arsenal Arsene Wenger melontarkan sebuah komentar terkait doping. Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) dilaporkan tertarik dengan paparan lebih lanjut dari Wenger soal itu.

Dalam sebuah wawancara dengan L’Equipe Sport and Style, Wenger menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menginstruksikan salah satu pemainnya untuk menggunakan zat stimulan terlarang untuk meningkatkan performa, walaupun ia memberi indikasi pernah menghadapi kubu lawan yang mungkin melakukan hal semacam itu.

Doping sendiri sedang jadi topik pembicaraan hangat pekan ini setelah Badan Anti Doping Dunia mempublikasikan laporannya, dengan menuding federasi atletik Rusia melakukan program doping tersistematis dan menyarankan agar negara itu dilarang tampil pada ajang-ajang di masa depan sebagai hukuman.

Banyak yang menilai bahwa temuan terhadap budaya doping di Rusia itu dapat menjadi titik tolak terhadap temuan-temuan lainnya, dengan olahraga lain diduga bakal dipelajari lebih mendalam.

Wenger sendiri dikenal sebagai sosok pendukung dalam modernisasi pengujian zat-zat terlarang dan ia pun mengatakan bahwa harga diri sudah membuatnya tak pernah mau berbuat curang, seraya mengklaim yang lain bisa saja sudah melakukannya.

“Saya berusaha setia pada nilai-nilai yang saya anggap penting dalam hidup dan menyebarkannya ke orang-orang lain,” kata Wenger seperti dikutip Guardian.

“Dalam 30 tahun karier saya melatih, tidak ada satu pun pemain saya yang mendapat suntikan agar lebih efisien. Saya tak pernah memberi mereka zat yang bisa mengatrol penampilan.”

“Ini mengenai rasa kebanggaan diri. Saya sudah pernah menghadapi banyak tim yang dalam benaknya tidak memiliki hal semacam itu,” tutur Wenger.

Komentar pria Prancis 66 tahun itu memang tidak membuat dirinya bermasalah dengan FA. Namun, FA diyakini tertarik dengan potensi informasi lebih lanjut dari Wenger mengenai hal tersebut.

“FA, bersama dengan Ukad (Badan Anti Doping Inggris Raya), melangsungkan salah satu program tes anti doping paling menyeluruh di dunia,” sebut FA dalam keterangannya.

“Kami memiliki kasus yang secara luar biasa amatlah minim mengenai hasil tes positif atas zat penambah performa, dibandingkan dengan temuan dari tes doping di sepakbola seluruh dunia. Seluruh kasus positif untuk zat-zat yang dilarang Wada (Badan Anti Doping Dunia) dipublikasikan oleh Ukad dan FA,” beber pernyataan tersebut.

Wenger melontarkan komentarnya setelah seorang pemain Dinamo Zagreb gagal dalam sebuah tes doping, walaupun sampel B pemain itu kini masih terus diselidiki, menyusul kemenangan klub Kroasia itu atas Arsenal di Liga Champions musim ini.