Permainan MU Disoroti, Carrick Tekankan yang Terpenting adalah Kemenangan

Permainan MU Disoroti, Carrick Tekankan yang Terpenting adalah Kemenangan

Permainan MU Disoroti, Carrick Tekankan yang Terpenting adalah Kemenangan

Manchester – Dalam beberapa waktu terakhir, permainan Manchester United menjadi sasaran kritik karena dianggap terlalu cari aman. Gelandang ‘Setan Merah’ Michael Carrick mengingatkan bahwa yang terpenting adalah hasil.

MU menjadi sasaran kritik baik dari sejumlah mantan pemain dan juga suporter sendiri. Dari para suporter, dalam beberapa laga baru-baru ini muncul suara-suara teriakan agar MU bermain lebih menyerang. ‘We’re Man United, we want to attack’, teriakan ini muncul saat MU ditahan imbang 0-0 oleh Crystal Palace.

Sorotan juga datang dari sejumlah mantan pemain, antara lain Paul Scholes dan Andrei Kanchelskis. Scholes menyebut Louis van Gaal terlalu cari aman dan punya banyak kecenderungan ke arah pertahanan.

Karena hal itulah lini depan MU juga seret gol, yang pada prosesnya berujung ke kritik terhadap kapten tim, Wayne Rooney. Scholes juga mengaku tak akan nyaman bermain di tim Van Gaal saat ini.

Sementara Kanchelskis menyebut MU terlalu pragmatis layaknya robot. MU dinilai minim improvisasi, berbeda dengan saat masih dilatih oleh Sir Alex Ferguson.

Kritikan-kritikan makin menekan MU karena mereka sempat tanpa kemenangan di empat laga berturut-turut. Mulai saat ditahan imbang CSKA Moskow (tandang), Manchester City, lalu kalah adu penalti dari Middlesbrough usai imbang 0-0 selama 120 menit, dan juga berimbang lawan Palace.

Selama periode itu pula mereka cuma mencetak satu gol, yakni saat melawan CSKA. Anak asuh Van Gaal kemudian menjalani puasa gol selama 404 menit, yang berakhir ketika Rooney mencetak gol kemenangan atas CSKA di pertemuan kedua (kandang) tengah pekan ini. MU menang 1-0 di laga tersebut, tapi diyakini belum akan menjadi jawaban untuk kritik-kritik sebelumnya.

Isu ini ditanggapi Carrick dengan nada heran. Menurut gelandang internasional Inggris ini, seharusnya cara bermain tak menjadi perhatian utama melainkan kemenangan.

“Ini soal menang, bukan begitu? Memenangi laga-laga dan memenangi trofi-trofi. Ada banyak pembicaraan dari taktik dan berbagai hal saat ini, tapi sebagai pemain kami tidak bisa terlalu terlibat. Kami cuma melakukan apa yang manajer katakan,” kata Carrick dikutip Telegraph.

“Kalau Anda menang 1-0, taktiknya tidak akan terlalu banyak dibicarakan. Begitulah cara kerja berbagai hal. Sangat tipis perbedaannya bukan?”

“Orang-orang jauh lebih banyak berbicara soal taktik sekarang ini ketimbang sebelumnya. Tapi beda manajer juga beda sistem permainan dan cara mereka menyusun tim. Begitulah sifat permainan ini,” tambahnya.

Carrick juga meminta agar tak ada lagi perbandingan antara MU versi Van Gaal dan versi Sir Alex, kerena kedua manajer ini memang punya pendekatan berbeda dalam hal permainan.

“Jelas permainan kami berdasarkan pada penguasaan bola dan mendominasi tim-tim lawan dengan penguasaan, tapi pada akhirnya Anda harus mencetak gol. Begitulah yang seharusnya,” sambung Carrick.

“Ada hal-hal, sebagai sebuat tim, yang kami lakukan secara berbeda dari bagaimana kami melakukannya di masa sebelumnya. Tapi bagi saja itu jelas saja terjadi ketika Anda punya manajer baru dan dia punya keyakinan yang berbeda dalam permainan,” demikian pemain 34 tahun itu.