Soal Aksi Suporter Spurs kepada Rudiger, Mourinho: Saya Benci Rasis!

Soal Aksi Suporter Spurs kepada Rudiger, Mourinho: Saya Benci Rasis!

Soal Aksi Suporter Spurs kepada Rudiger, Mourinho: Saya Benci Rasis!

Soal Aksi Suporter Spurs kepada Rudiger, Mourinho: Saya Benci Rasis!

 

Agen Judi Bola Online – LONDON – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, turut menyuarakan rasa bencinya dengan aksi rasialisme. Karena itu, Mourinho pun turut memberi dukungan kepada penggawa Chelsea, Antonio Rudiger, yang mendapat aksi rasis saat bertandang ke markas Spurs saat berlaga dalam pekan ke-18 Liga Inggris 2019-2020.

Aksi kurang menyenangkan memang diterima Rudiger saat memperkuat Chelsea di laga kontra Spurs. Ia mendapat aksi rasis dari pendukung tuan rumah setelah terlibat insiden dengan salah satu penggawa Tottenham, yakni Son Heung-min.

Insiden ini diketahui memang telah membuat Son harus meninggalkan lapangan. Tottenham dipaksa bermain dengan 10 orang karena pemain berpaspor Korea Selatan itu kedapatan melakukan pelanggaran keras terhadap Rudiger di pertengahan babak kedua.

Mourinho sendiri mengaku tak terlalu mengetahui pasti soal insiden yang dialami oleh Rudiger tersebut. Tetapi, ia mengaku tetap merasa kecewa karena tindakan rasis masih saja terjadi dan mencoreng dunia sepakbola. Mourinho pun berharap ada penanganan yang tepat agar bisa menghentikan aksi tersebut.

 

“Saya fokus pada permainan. Saya terlalu jauh dari daerah di mana kejadiannya seperti itu terjadi. Saya tidak punya banyak hal untuk dikatakan selain itu adalah sesuatu yang menyedihkan untuk saya. Saya benci rasisme di masyarakat, saya benci rasisme di sepakbola,” ujar Mourinho, sebagaimana dikutip dari Goal, Senin (23/12/2019).

“Saya kecewa hal-hal seperti itu masih bisa terjadi, tetapi wasit menghentikan laga. Dia berbicara kepada para pemain, dia berbicara kepada kapten, dia berbicara dengan para pelatih. Saya kalah, saya tidak ingin permainan dihentikan, tetapi segera ketika saya tahu alasan mengapa itu dihentikan, saya jelas mengerti dan menerimanya. Klub juga secara internal akan mencoba menghapusnya (rasisme),” tukas pelatih asal Portugal tersebut.