Liga Italia 2019-2020 Kembali Bergulir 3 Mei, Piala Eropa Diundur Setahun

Liga Italia 2019-2020 Kembali Bergulir 3 Mei, Piala Eropa Diundur Setahun

Liga Italia 2019-2020 Kembali Bergulir 3 Mei, Piala Eropa Diundur Setahun

Liga Italia 2019-2020 Kembali Bergulir 3 Mei, Piala Eropa Diundur Setahun

 kumpulan agen sepak bola terlaris dan terpercaya – virus korona sudah membuat lebih dari 1.000 orang wafat di Italia, semua moment olahraga terhitung Liga Italia di stop sampai 3 April 2020. Namun, seperti dikabarkan Football Italia, Jumat (13/3/2020), Liga Italia belum pasti diadakan pada 3 April 2020.

Kemungkinan, Liga Italia 2019-2020 kembali berguling pada 3 Mei 2020. Sehubungan masih ada 12 minggu yang belum dimainkan di Liga Italia 2019-2020, automatis perlu ada kompetisi besar yang dikorbankan.

Masih dikabarkan Football Italia, Jumat (13/3/2020), Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) mendapatkan pendapat dari beberapa faksi untuk tunda pergeralan Piala Eropa 2020 yang sedianya berjalan mulai Sabtu 13 Juni 2020 pagi hari WIB. Piala Eropa 2020 dianjurkan diundur satu tahun atau sampai musim panas 2021.

Sebetulnya tidak cuma Liga Italia serta Piala Eropa yang terserang efek dari mewabahnya virus korona. Hampir semua persaingan sepakbola elite Eropa terserang dampak dari virus yang biasa disebutkan COVID-19 itu.

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, pada akhirnya angkat bicara masalah kritik yang hadir penerapkan strategi yang digunakannya waktu team asuhannya itu singkirkan Liverpool di set 16 Besar Liga Champions musim 2019-2020. Simeone benar-benar tidak perduli dengan kritik yang hadir masalah strategi bermain Atletico itu.

Liverpool memang seharusnya mengubur dalam-dalam yang diimpikan mereka untuk dapat menjaga gelar Liga Champions pada musim ini. Ya, Liverpool harus tersisih di set 16 Besar Liga Champions 2019-2020 selesai kalah 2-3 oleh Atletico pada pertandingan putaran kedua yang diadakan di Anfield Fase.

Dengan agregat, Liverpool juga harus menyerah dengan agregat 2-4 dari Los Rojiblancos –julukan Atletico. Walau sebenarnya selama pertandingan, Liverpool sebetulnya benar-benar menguasai. Tetapi strategi tepat yang diaplikasikan Diego Simeone bersama dengan Atletico sukses membuat tim tuan-rumah gigit jari.

Banyak golongan yang melayangkan kritik pada style bermain bertahan yang diaplikasikan Atletico di laga itu. Ialah pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, dan legenda The Reds –julukan Liverpool, Michael Owen, yang dibikin jengkel dengan taktik Simeone di pertandingan Atletico musuh Liverpool.