Pemerintah Brasil: Neymar Dipanggil 'Monyet' oleh Alvaro

Pemerintah Brasil: Neymar Dipanggil ‘Monyet’ oleh Alvaro

Pemerintah Brasil: Neymar Dipanggil ‘Monyet’ oleh Alvaro

Pemerintah Brasil: Neymar Dipanggil 'Monyet' oleh Alvaro

Daftar Agen Casino Online Terpercaya – Neymar jadi korban rasisme pada laga di Liga Prancis. Pemerintah Brasil ikut mencela kekerasan rasial pada masyarakat negaranya itu.
Pertandingan Paris Saint-Germain versus Olympique Marseille di Parc des Princes pada 13 September lantas diwarnai pro-kontra. Neymar didapati melekateng kepala Alvaro Gonzalez, bek L’OM, mendekati laga usai.

Kejadian itu dipacu pengucapan rasisme yang dilemparkan Alvaro ke Neymar. Bek 29 tahun itu diklaim menyebut Neymar dengan panggilan ‘monyet’, sampai membuat penyerang PSG itu emosi.

Bentrokan ke-2 pemain itu terus berjalan sampai memasuki sosial media. Neymar menyebutkan Alvaro untuk figur rasis, sesaat bek asal Spanyol itu menyanggah dakwaan rivalnya itu.

Komisi disiplin Liga Prancis selanjutnya jatuhkan sangsi larangan dua laga ke Neymar karena melekateng kepala musuh. Ada juga sangkaan perkataan rasisme yang dilaksanakan Alvaro Gonzalez masih diselidiki faksi Ligue 1.

Kejadian rasisme yang menerpa Neymar ternyata ikut jadi perhatian di negera aslinya, Brasil. Pemerintah Negeri Samba lewat Kementerian Wanita, Keluarga serta Hak Asasi Manusia (MMFDH) dengan cara tegas memberikan dukungan punggawa Tim nasional Brasil itu.

Kementerian Wanita, Keluarga serta Hak Asasi Manusia Brasil dalam pengakuan resminya memperjelas Neymar ialah korban dari tindakan rasisme. Suport kebersamaan dikatakan Damares Alves sebagai pimpinan lembaga itu.

“Dalam hadapi masalah rasisme di tempat olahraga, Kementerian Wanita, Keluarga serta Hak Asasi Manusia (MMFDH) memperlihatkan kebersamaannya ke Neymar Jr. Ia dipanggil “monyet” oleh bek Alváro González dari Olympique de Marseille, dan diusir dari lapangan sesudah bereaksi pada aksi itu melalui satu tamparan,” demikian isi pengakuan Kementerian Wanita, Keluarga serta Hak Asasi Manusia Brasil.

“Ini bukanlah pertama kali Neymar jadi korban rasisme dalam sepakbola. Sekretariat Nasional Kebijaksanaan untuk Promo Kesetaraan Ras (SNPIR) mencela keras semua tipe kekerasan serta menampik diskriminasi pada warna kulit,” tegas MMFDH memberi suport kebersamaan ke Neymar.